materi

BAB I

PENDAHULUAN

 

  1. Latar Belakang

Pendidikan mempunyai sejarah yang sangat panjang. Dan mungkin yang terpanjang dalam kehidupan anak manusia. Tiada satu zamanpun yang luput dari pendidikan, Dalam arti mencari ilmu pengetahuan dan mengembangkannya. Ini akan berlanjut sampai akhir dari kehidupan alam semesta ini. Kalau ditarik mundur, kita akan dapatkan bahwa pendidikan telah mulai berproses semenjak Allah Swt. menciptakan manusia pertama “Adam” di surga dimana Allah telah mengajarkan kepada beliau semua nama-nama yang oleh para Malaikat belum dikenal sama sekali. Sebagaimana firman Allah Swt :

Artinya : “Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman: “Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu memang orang-orang yang benar!” (31) Mereka menjawab: “Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (32) Allah berfirman: “Hai Adam, beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda ini”. Maka setelah diberitahukannya kepada mereka nama-nama benda itu, Allah berfirman: “Bukankah sudah Ku katakan kepadamu, bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan?” (33) (QS Al-Baqarah: 31-33).

Oleh karenanya, bagi manusia seluruhnya bangsa dan suku manapun ia harus menjalankan proses pendidikan, apabila mereka ingin maju. Dan untuk mengenal bagaimana sejarah pendidkan islam itu sendiri. Maka menyimak dari pernyataan diatas penulis perlu mengangkat judul “Pengertian Sejarah Pendidikan Islam” yang diharapkan agar memahami perkembangan pendidikan islam.

 

  1. Rumusan Masalah
  2. Apa pengertian sejarah pendidikan Islam?
  3. Bagaimana obyek, metode, dan manfaat sejarah pendidikan Islam?
  4. Bagaimana periodeisasi sejarah pendidikan Islam?
  5. Tujuan
  6. Untuk mengetahui pengertian dari sejarah.
  7. Untuk menjabarkan tentang objek, metode, dan manfaat sejarah pendidikan Islam.
  8. Untuk mengetahui periodeisasi sejarah pendidikan Islam

 

 

 

 

 

 

 


 

BAB II

PEMBAHASAN

 

  1. Pengertian Sejarah Pendidikan Islam
  2. Pengertian sejarah

Kata “Sejarah” berasal dari bahasa arab “Syajaratun”, artinya pohon. Apabila digambarkan secara sistematik, sejarah hampir sama dengan pohon, memiliki cabang dan ranting, bermula dari sebuah bibit, kemudian tumbuh dan berkembang, lalu layu dan tumbang. Seirama dengan kata Sejarah adalah silsilah, kisah, hikayat yang berasal dari bahasa arab.[1]

Kata sejarah secara etimologi dapat diungkapkan dalam bahasa Arab yaitu Tarikh, sirah atau ilmu tarikh, yang maknanya ketentuan masa atau waktu, sedang ilmu tarikh berarti ilmu yang mengandung atau yang membahas penyebutan peristiwa dan sebab-sebab terjadinya peristiwa tersebut. Dalam bahasa inggris sejarah dapat disebut dengan history yang berarti uraian secara tertib tentang kejadian-kejadian masa lampau (orderly descriphon of past even).

Adapun secara terminologi berarti sejumlah keadaan dan peristiwa yang terjadi di masa lampau dan benar-benar terjadi pada diri individu dan masyarakat sebagaimana benar-benar terjadi pada kenyataan-kenyataan alam dan manusia.

Moh. Ali dalam bukunya Pengantar Ilmu Sejarah Indonesia, mempertegas pengertian sejarah sebagai berikut:

  1. Jumlah perubahan-perubahan, kejadian atau peristiwa dalam kenyataan di sekitar kita.
  2. Cerita tentang perubahan-perubahan, kejadian, atau peristiwa dalam kenyataan di sekitar kita.
  3. Ilmu yang bertugas menyelidiki perubahan-perubahan, kejadian, dan atau peristiwa dalam kenyataan di sekitar kita.

Dan dapat simpulkan bahwa sejarah adalah peristiwa yang unik, abadi, dan penting pada masa lalu.

  1. Pengertian pendidikan Islam

Pendidikan Islam yaitu suatu proses bimbingan dari pendidik terhadap perkembangan jasmani, rohani, dan akal peserta didik ke arah terbentuknya pribadi muslim yang baik.Karena ia merupakan sebagai alat yang dapat difungsikan untuk mengarahkan pertumbuhan dan perkembangan hidup manusia (sebagai makhluk pribadi dan sosial) kepada titik optimal kemampuannya untuk memperoleh kesejateraan hidup di dunia dan kebahagiaan hidup di akhirat.

Pendidikan Islam menurut Zakiah Drajat merupakan pendidikan yang lebih banyak ditunjukkan kepada perbaikan sikap mental yang akan terwujud dalam amal perbuatan, baik bagi keperluan diri sendiri maupun orang lain yang bersifat teoritis dan praktis. Dari berbagai pengertian pendidikan islam dapat kita simpulkan bahwa pendidikan islam adalah proses bimbingan dari pendidik yang mengarahkan anak didiknya kepada perbaikan sikap mental yang akan terwujud dalam amal perbuatan dan terbentuknya pribadi muslim yang baik.

  1. Pengertian sejarah pendidikan Islam

Dari pengertian sejarah dan pendidikan islam maka dapat dirumuskan pengertian tentang sejarah pendidikan islam atau tarihut Tarbiyah islamiyah dalam buku Zuhairini yaitu, keterangan mengenai pertumbuhan dan perkembangan pendidikan Islam dari waktu ke waktu yang lain, sejak zaman lahirnya islam sampai dengan masa sekarang. Cabang ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan pertumbuhan dan perkembangan pendidikan islam, baik dari segi ide dan konsepsi maupun segi institusi dan operasionalisasi sejak zaman nabi Muhammad saw sampai sekarang.

Drs. Hasbullah merumuskan bahwa sejarah pendidikan islam yaitu, Catatan peristiwa tentang pertumbuhan dan perkembangan pendidikan islam dari sejak lahirnya sampai sekarang. Suatu cabang ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan pertumbuhan dan perkembangan pendidikan islam baik dari segi gagasan atau ide-ide, konsep, lembaga maupun opersinalisasi sejak zaman nabi Muhammad hingga saat ini.

Dari dua sumber yang merumuskan sejarah pendidikan islam dapat disimpulkan bahwa kedua penjelasan memiliki maksud yang sama yaitu Peristiwa atau cabang ilmu pengetahuan mengenai pertumbuhan dan perkembangan pendidikan islam dari segi ide, konsep, lembaga operasionalisasi dari sejak zaman nabi Muhammad SAW sampai sekarang.

  1. Obyek, Metode Penulisan, Dan Manfaat Sejarah Pendididkan Islam
  2. Obyek Sejarah Pendidikan Islam

Obyek kajian sejarah pendidikan islam adalah fakta-fakta pendidikan islam berupa informasi tentang pertumbuhan dan perkembangan pendidikan islam baik formal, informal dan non formal.

  1. Metode Penulisan Sejarah Pendidikan Islam

Mengenai metode penulisan sejarah pendidikan islam, walaupun terdapat hal-hal yang sifatnya khusus, berlaku kaidah-kaidah yang ada dalam penulisan sejarah. Kebiasaan dari penelitian dan penulisan sejarah meliputi suatu perpaduan khusus keterampilan intelektual. Sejarahwan harus menguasai alat-alat analisis untuk menilai kebenaran materi-materi sebenarnya, dan perpaduan untuk mengumpulkan dan menafsirkan materi-materi tersebut kedalam kisah yang penuh makna, sebagai seorang ahli, sejarahwan harus mempunyai sesuatu kerangka berpikir kritis baik dalam mengkaji materi maupun dalam menggunakan sumber-sumbernya.

Untuk memahami sejarah pendidikan islam diperlukan suatu pendekatan atau metode yang bisa ditempuh, yaitu:

  1. Metode Deskriptif, ajaran-ajaran islam yang dibawa oleh Rosulullah saw, yang termaktub dalam Al-Qur’an dijelaskan oleh As-sunnah , khususnya yang langsung berkaitan dengan pendidikan islam dapat dilukiskan dan dijelaskan sebagaimana adanya. Pada saatnya dengan cara ini maka yang terkandung dalam ajaran islam dapat dipahami.
  2. Metode Komparatif,Mencoba membandingkan antara tujuan ajaran islam tentang pendidikan dan tuntunan fakta-fakta pendidikan yang hidup dan berkembang pada masa dan tempat tertentu. Dengan metode ini dapat diketahui persamaan dan perbedaan yang ada pada dua hal tersebut sehingga dapat diajukan pemecahan yang mungkin keduanya apabila terjadi kesenjangan.
  3. Metode Analisis Sinsesis, Digunakan untuk memberikan analisis terhadap istilah-istilah atau pengertian-pengertian yang diberikan ajaran islam secara kritis, sehingga menunjukkan kelebihan dan kekhasan pendidikan islam. Pada saatnya dengan metode sintesis dapat diperoleh kesimpulan-kesimpulan yang akurat dan cermat dari pembahasan sejarah pendidikan islam. Metode ini dapat pula didayagunakan untuk kepentingan proses pewarisan dan pengembangan budaya umat manusia yang islam

Dalam penggalian dan penulisan sejarah pendidikan islam ada beberapa metode yang dapat dipakai antaranya:

  • Metode Lisan,dengan metode ini pelacakan suatu obyek sejarah dengan menggunakan interview.
  • Metode Observasi,dalam hal ini obyek sejarah diamati secara langsung.
  • Metode Documenter,dimana dengan metode ini berusaha mempelajari secara cermat dan mendalam segala catatan atau dokumen tertuli
  1. Manfaat Sejarah Pendidikan Islam

Dengan mengkaji sejarah akan bisa memperoleh informasi tentang pelaksanaan pendidikan islam dari zaman Rosulullah sampai sekarang mulai daripertumbuhan, perkembangan, kemajuan, kemunduran, dan kebangkitan kembali tentang pendidikan islam. Dari sejarah dapat diketahui segala sesuatu yang terjadi dalam penyelenggaraan pendidikan islam dengan segala ide, konsep, intitusi, sistem, dan operasionalisnya yang terjadi dari waktu ke waktu, jadi sejarah pada dasarnya tidak hanya sekedar memberikan romantisme tetapi lebih dari itu merupakan refleksi historis. Dengan demikian belajar sejarah pendidikan islam dapat memberikan semangat (back projecting theory) untuk membuka lembaran dan mengukir kejaya dan kemajuan pendidikan islam yang baru dan lebih baik. Dengan demikian sejarah pendidikan islam sebagai study tentang masalah-masalah yang berhubungan dengan sejarah pendidikan sudah barang tentu sangat bermanfaat terutama dalam rangka memberikan sumbangan bagi pertumbuhan atau perkembangan pendidikan

Secara umum sejarah memegang peranan penting bagi kehidupan umat manusia. Hal ini karena sejarah menyimpan atau mengandung kekuatan yang dapat menimbulkan dinamisme dan melahirkan nilai-nilai baru bagi pertumbuhan serta perkembangan kehidupan umat manusia. Sumber utama ajaran Islam (Al-Qur’an) mengandung cukup banyak nilai-nilai kesejarahan yang langsung dan tidak langsung mengandung makna benar, pelajaran yang sangat tinggi dan pimpinan utama khususnya umat islam. Ilmu tarikh (sejarah) dalam islam menduduki arti penting dan berguna dalam kajian dalam islam. Oleh karena itu kegunaan sejarah pendidikan meliputi dua aspek yaitu kegunaan yang bersifat umum dan yang bersifat akademis.

  1. Bersifat Umum, Sejarah pendidikan islam memiliki kegunaan tersendiri diantaranya sebagai faktor keteladanan, cermin, pembanding, dan perbaikan keadaan. Sebagai faktor keteladanan dapat dimaklumi karena al-Qur’an sebagai sumber ajaran islam banyak mengandung nilai kesejarahan sebagai teladan. Hal ini tersirat dalam Al-Qur’an:

قُلْ يَاأَيُّهَا النَّاسُ إِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ جَمِيعًا الَّذِي لَهُ مُلْكُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ يُحْيِي وَيُمِيتُ فَآمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِفَآمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ الَّذِي يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَكَلِمَاتِهِ وَاتَّبِعُوهُ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ (158)

Artinya: Katakanlah: “Hai manusia sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua, yaitu Allah yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang menghidupkan dan mematikan, maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul Nya, Nabi yang umi yang beriman kepada Allah dan kepada kalimat-kalimat-Nya (kitab-kitab-Nya) dan ikutilah dia, supaya kamu mendapat petunjuk”. (Q.s. Al- A’raf: 158)

Berpedoman pada ayat diatas umat islam dapat meneladani proses pendidikan islam semenjak zaman kerasulan Muhammad saw, Khulafaur Rasyidin, ulama-ulama besar dan para pemuka gerakan pendidikan islam. Sebagai cermin ilmu sejarah berusaha menafsirkan pengalaman masa lampau manusia dalam berbagai kegiatan. Akan tetapi sejalan dengan perkembangan bahwa tidak semua kagiatan manusia berjalan mulus terkadang menemukan rintanganrintangan tertentu sehingga dalam proses kegiatannya mendapat sesuatu yang tidak diharapkan, maka kita perlu bercermin atau dengan kata lain mengambil pelajaran dari kejadian-kejadian masa lampau sehingga tarikh itu bagi masa menjadi cermindan dapat diambil manfaatnya khususnya bagi perkembangan pendidikan islam. Sebagai pembanding, suatu peristiwa yang berlangsung dari masa ke masa tentu memiliki kesamaan dan kekhususan. Dengan demikian hasil proses pembanding antara masa silam, sekarang, dan yang akan datang diharapkan dapat memberi andil bagi perkembangan pendidikan islam karena sesungguhnya tarikh itu menjadi cermin perbandingan bagi masa yang baru. Sebagai perbaikan, setelah berusaha menafsirkan pengalaman masa lampau manusia dalam berbagai kegiatan kita berusaha pula untuk memperbaiki keadaan yang sebelumnya kurang konstruktif menjadi lebih konstruktif.

  1. Bersifat akademis, Yang dimaksud dengan bersifat akademis adalah kegunaan sejarah pendidikan islam selain memberikan pembendaharaan perkembangan ilmu pengetahuan (teori praktek),  juga menimbulkan persepektif baru dalam rangka mencari relevansi pendidikan islam segala bentuk perubahan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dalam hal ini sejarah pendidikan islam merupakan salah satu pelajaran yang diberikan kepada mahasiswa dan mahasiswi. Maka manfaat/kegunaan sejarah pendidikan islam diharapkan agar:
  • Mengetahui dan memahami pertumbuhan dan perkembanga pendidikan islam sejak zaman lahirnya sampai masa sekarang.
  • Mengambil manfaat dari proses pendidikan islam, guna memecahkan problematika pendidikan islam pada masa kini.
  • Memiliki sikap positif terhadap perubahan-perubahan system pendidikan islam

Selain itu sejarah pendidikan islam akan mempunyai kegunaan dalam rangka pembangunan dan pengembangan pendidikan islam. Dalam hal ini, sejarah pendidikan islam akan memberikan arah kemajuan yang telah dialami dan dinamismenya sehingga pembangunan dan pengembangan itu tetap berada dalam kerangka pandangan yang utuh dan mendasar.

  1. Periodesasi Sejarah Pendidikan Islam

Sejarah pendidikan islam pada hakikatnya tidak terlepas dari sejarah islam. Oleh sebab itu periodisasi sejarah pendidikan islam dapat dikatakan berada dalam periode-periode sejarah islam itu sendiri. Secara garis besar Dr. Harun Nasution membagi sejarah islam kedalam tiga periode, yaitu periode klasik, pertengahan dan modern. Kemudian perinciannya dapat dibagi menjadi lima masa, yaitu:

  1. Periode pembinaan pendidikan islam, yang berlangsung pada zaman nabi Muhammad Saw (571-632 M)
  2. Periode pertumbuhan pendidikan islam, Masa khalifah yang empat (khulafaur rasyidin: Abu bakar, Umar, Usman dan Ali di Madinah (632-661M).
  3. Periode kejayaan pendidikan islam, yang berlangsung sejak permulaan daulah Abbasiyah sampai dengan jatuhnya Baghdad, yang diwarnai oleh berkembangnya ilmu aqliyah dan timbulnya madrasah, serta memuncaknya perkembangan kebudayaan islam. di Damsyik (661-750 M).
  4. Periode kemunduran pendidikan islam, yaitu sejak jatuhnya Baghdad sampai jatuhnya Mesir ketangan Napoleon, yang ditandai dengan runtuhnya sendi kebudayaan islam dan berpindah pusat pengembangan kebudayaan ke dunia barat (750-1250M).
  5. Periode pembaharuan pendidikan islam, yang berlangsung sejak penduduk Mesir oleh Napoleon sampai masa kini, yang ditandai dengan gejala kebangkitan kembali umat dan kebudayaan islam. Masa dari jatuhnya kekuasaan khalifah di Bagdad tahun 1250 M sampai sekarang.

Apabila periodisasi sejarah pendidikan islam di Indonesia didasarkan pada periodisasi sejarah islam di Indonesia, maka dapat dirumuskan sebagai berikut: a) Pendidikan islam di Indonesia pada awalnya masuknya islam ke Indonesia; b) Pendidikan islam di Indonesia pada masa pengembangan islam di Indonesia; c) Pendidikan islam di Indonesia pada masa berdirinya kerajaan-kerajaan islam; d) Pendidikan islam di Indonesia pada masa penjajahan Portugis, Belanda dan Jepang; e) Pendidikan islam di Indonesia pada masa kemerdekaan; e) Pendidikan islam di Indonesia pada masa pengembangan; f) Pendidikan islam di Indonesia pada masa reformasi.

 

 

 

BAB III

PENUTUP

 

  1. Kesimpulan
  2. Sejarah pendidikan Islam adalah keterangan mengenai pertumbuhan dan perkembangan pendidikan Islam dari waktu ke waktu yang lain, sejak zaman lahirnya islam sampai dengan masa sekarang.
  3. Obyek Sejarah Pendidikan Islam adalah fakta-fakta pendidikan islam berupa informasi tentang pertumbuhan dan perkembangan pendidikan islam baik formal, informal dan non formal. Metode penulisan Sejarah Pendidikan Islam meliputi: deskriptif, komparatif, analisis-sintesis. Dalam penggalian dan penulisan sejarah pendidikan islam menggunakan metode: Lisan, observasi dan documenter. Manfaat mempelajari sejarah pendidikan islam, Yang bersifat umum, Sejarah pendidikan islam memiliki manfaat yaitu sebagai faktor keteladanan. Dan bersifat akademis, manfaat sejarah pendidikan islam selain memberikan pembendaharaan perkembangan ilmu pengetahuan (teori praktek),  juga menimbulkan persepektif baru dalam rangka mencari relevansi pendidikan islam segala bentuk perubahan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
  4. Periodisasi sejarah pendidikan islam, Dimana pendidikan islam pada hakikatnya tidak terlepas dari sejarah islam. Oleh sebab itu periodisasi sejarah pendidikan islam dapat dikatakan berada dalam periode-periode sejarah islam itu sendiri, dan sejarah islam dibagi kedalam tiga periode, yaitu periode klasik, pertengahan dan modern. Kemudian perinciannya dapat dibagi menjadi lima masa, yaitu: Masa hidupnya Nabi Muhammad Saw, Masa Khalifaur Rasyidin, Masa kekuasaan Bani Umaiyah, Masa kekuasaan Bani Abbasiyah, Masa dari jatuhnya kekuasaan khalifah di Bagdad sampai sekarang.

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Zuhairini, dkk, Sejarah Pendidikan Islam, Jakarta : Bumi Aksara, 1997.

Amin, Samsul Munir. Sejarah Peradaban Islam.Jakarta:Amzah,2013.

http://dakir.wordpress.com/2009/03/16/pengertiansubyek-sejarah-pendidikan-islam/) (diakses jum’at 5 april 2013)

 

http//forum.dudung.net.  (diakses jum’at 5 april 2013)

Hasbullah, Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia, Jakarta:Rajawali.1995

 

 

[1] Samsul Munir Amin. Sejarah Peradaban Islam. Jakarta:Amza. 2013. Hal. 1

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s